Home » Sekedar saja

Pengguna ELPIJI Diasuransi

27 November 2008 19 Comments

Dari berita yang saya lihat di TV dan baca di koran akhir-akhir ini, beberapa media telah membahas tentang gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau yang dijual PT. Pertamina (persero) dengan merk dagan ELPIJI, hal ini menurut saya merupakan efek tingkat refleksi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam hal konversi minyak tanah menjadi gas LPG, masyarakat awam sudah mulai kritis menanggapi hal ini. Lantas menurut Anda, layak atau tidak masyarakat secara langgsung, sebagai pengguna ELPIJI diasuransikan.

Apa saja kah yang sebenarnya yang masyarakat ketahui tentang ELPIJI, sudah sampai sejauh manakah sosialisasi masalah ELPIJI ini oleh pemerintah khususnya Pertamina kepada masyarakat awam. Beberpa kali asaya menyaksikan di TV dan membaca di koran ada saja ledakan yang berasal dari tabung gas ELPIJI 3 Kilogaram sehingga mengakibatkan kebakaran, bahkan ada beberapa kejadian yang meminta korban jiwa, semua orang mengetahui bahwa tabung gas 3 Kg ini adalah merupakan hasil kebijakan pemerintah tentang konversi minyak tanah menjadi gas.

Masih terlalu banyak orang awam yang belum mengerti benar aturan standard distribusi dan penggunaan gas LPG, kurang terbukanya pihak Pemerintah dan Produsen dalam hal syarat dan kekentuan keamanan distribusi dapat kita lihat pada penjelasan Pertamina seputar ELPIJI. Pertanyaan saya tentang keamanan penggunaan gas ELPIJI tabung ukuran 3Kg. adalah: apakahtabung tersebut sudah benar-benar aman, walaupu menurut pihak Pertamina Tabung gas Elpiji memenuhi standard Safety SNI 19-1452-2001, Tabung Gas Elpiji yang diproduksi sesuai standard dilengkapi:
– Katup pengaman (safety valve) yang akan membuka sendiri pada tekanan 18 kg/cm2
– Design tekanan maksimum tabung 110 kg/cm2 sedangkan tekanan gas Elpiji dalam tabung berkisar 5-6 kg/cm2, Setiap kali tabung gas Elpiji akan diisi ulang di FP Filling Plant Pertamina, SPPBE atau SPPEK tabung tersebut diperiksa akan kelayakan edarnya, Setiap tabung gas Elpiji mempunyai masa edar 5 tahun sejak diproduksi dan kemudian setelah 5 tahun akan di uji ulang secara menyeluruh. Apabila kondisi tabung masih laik edar maka tabung tersebut akan diedarkan dan diisi gas ELPIJI hingga 5 tahun mendatang. Akan tetapi jika sebelum 5 tahun menunjukkan tanda-tanda tidak layak edar (tabung berkarat penyok, bocor), tabung tersebut akan ditarik dan dilakukan pengujian ulang. Nah kalau sudah benar-benar aman knapa masih ada saja tabung yang meledak? kenapa masih ada saja tabung yang pecah, apakah katupnya tidak berfungsi dengan baik. ah negriku kenapa selalu membodohi masyarakatnya untuk kepentinga pihak tertentu.

19 Comments »

  • nia said:

    mas carbone !! koment pertama nih: dapat bonus lagi deh

    Barangkali petugas yang berwenang sedang ingin bermain² dengan rakyat, makanya tidak memperhatikan hal² yang bisa membahayakan keselamatan konsumen.

  • yulianbjm said:

    Kalau melihat kejadian yang sudah ada sih ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, diantaranya kualitas yang kurang baik ataupun faktor kelalaian atau belum bisa menggunakan tabung tersebut, memang harus ada sosialisasi dari pihak terkait dalam hal ini, sehingga tidak menimbulkan dampak traumatik di kalangan masyarakat, bayangkan aja
    dikasih gratis pun ada sebagian masyarkat yang tidak atau belum berani
    menggunakanya…
    Soal asuransi..? boleh juga tuh,sebab diharapkan kedepannya tidak ada lagi pihak-pihak yang “bermain-main” dalam hal ini.

  • isuur loeweng said:

    kalau menurut saya, pemberian perangkat elpigi gratis itu hanya untuk kedok mengurangi kepadatan penduduk saja. buktinya banyak yang meledak dan yang punya rumah mati. iya gak…..

    nanti kita di pajang di museum bersamaan aja, setelah kamu kejeblukan kompor gas, ha ha ha ha lariiiiiiiiiiiiiiii

  • Carbonized (author) said:

    @nia:
    Bonusnya disketsa aja ya, yang kemaren aja belum kesampaian, xixixi…..

    @Yulianbjm:
    Mungkin justru karena masyarakat kita lebih suka klo disuruh beli, lantas curiga ketika diberikan fasilitas yang gratisan, ga gratisan aja kadang-kadang masih banyak yang nipu. makanan ber formalin lah, rodamin lah, lemak babi lah, minuman palsu lah dan sebagainya…, dan seterusnya…

    Mestinya negara kita memang sudah memikirkan asuransi sosial untuk masyarakatnya. Stuju kan???

    @Isur Loeweng:
    Bisa jadi sur, bukan karena ELPIJI aja. Masih ada hal lain yang makan banyak korban, contohnya: Flu burung, keracunan, digigit anjing, kecelakaan jalan raya dan masih banyak lagi hal lain yang meminta korban nyawa.

  • Refa said:

    pemerintah saat ini berpikirnya seperti pedagang, segala sesuatu harus menghasilkan keuntungan. Tak peduli walaupun terhadap rakyatnya sendiri, yang seharusnya dilayani (karena mereka wakil rakyat kan?).

    Seharusnya pemerintah ada untuk melayani rakyat, bukannya malah menipu rakyat.

  • syafwan said:

    wah, mesti buru-buru kedapur periksa tabung *permisi*

  • Sarah Luna said:

    Tadinya dah mau pake elpiji.. tapi *lagi-lagi* batal.. maklum orang rumah jadi pada takut.. Kalo saya siyh fine2 ajah.. atpii gak pernah masak. Jadinya suara terbanyak yg di pakai. huahhahaha… Moga pemerintah benar2 memperhatikan masalah ini yah.. kan kasian.. Jangan sampai makin banyak lagi korban…

  • Manusiasuper said:

    Saya masih pake kompor minyak tanah… Lagian jarang masak juga…

  • Carbonized (author) said:

    @Refa :
    Hidup rakyat..!!! mudah²an wakil² kita baca pesan kamu ya.

    @syafwan :
    Buruan wan, ati² kompornya meledug

    @Sarah Luna :
    Ya jelas lah takut, katanya sudah aman…, eh masih aja tabung yang meledak.

    @Manusiasuper :
    Sebentar lagi minyak tanahnya nda boleh dijual lagi sup. gimana tho…?

  • Sarah said:

    Mudah2an sich bisa tersalur dengan baik dan penggunaannya bener2 bs dimanfaatkan dengan sebaik2nya….tanpa ad kepentingan2 lain.. :(
    makasih y udah mampir k bloGQ

  • warmorning said:

    apapun, kalau ada bau-bau proyeknya,
    jarang ada yg bener..
    huh !!
    mleduk lagi dah

  • isuur loeweng said:

    yang terakhir di bandung gudang tabung gas meledak bro, lagi-lagi biang keladinya tabung isi 3 kilo yang di bagi gratis ke rakyat. artinya apa kata saya menjadi nyata. tabung gas 3 kilo itu bom yang sewaktu-waktu bisa meledak. dan pertamina adalah bagian teror————issssssss, ha ha ha aha

  • Carbonized (author) said:

    @Sarah:
    Amiiiiiin…, lebih baik lagi klo ada asuransinya. ya ga…?

    trima kasih juga dah komen.

    @Warmorning:
    Iya, bener-bener jarang ada yang bener ya om?
    dan yang jarang-jarang itu bener ada, trus menurut informasi dari kawan-kawan yang tinggal disekitar jakarta selatan dan depok, gas 3 kiloan emang bener-bener jarang ada stok. hehehehee….

    @Isur Loeweng:
    Yang jelas kompor gas gratis itu memang bisa buat goreng teror kan sur?

  • hariesaja said:

    kemarin di tv ada korban lagi yg menggunakan kompor gas gratisan yg dibagi-bagi pemerintah? Sekarang siapa yg salah? kurang sosialisasi, atau ada bahan yg ‘murahan’ sehingga gampang meledak? Selalu saja di bagian selangnya yg bocor. Aq setuju, mestinya mereka diasuransikan sebagai bentuk jaminan plus rasa aman bagi warga pengguna kompor gas yg dimaksud. piye jal?

  • Sha U said:

    Selama idup pake elpiji g pnah ad masalah,jd asumsiku bkn gas n tbg nya yg mslh,mgkn dpenggunaan dan kbiasaan yg blm bner..aq rasa yg ada disini blm dbhs lbh dlm dua sisi deh..knp bnrna pmerintah ngalihin ke gas blm dbhs..
    Mslh asuransi rasa2na kok g nyambung,analoginya kyk beli bensin pk asuransi..y g c,scr bhya mledaknya jg ada.
    Btw cr elpiji 3kg dbjm dmana y?msk Aq hrs pake botolan trus. Eh tyt yg hit n run dblogku tyt org bjm to..peace bro!

  • Whiera said:

    Om Carbon………sekarang ne tabung gas banyak dipalsukan…kira2 mereka buat na pake seng yang di Las makanya mudah banget berkarat,maka nya bisa MELADUM duorrrrrrr

  • liannyhendrawati said:

    elpiji !!!! Bikin ibu rt pada pusing ….

  • atulus said:

    sebenarnya pemerintah sudah memberikan yg terbaik untuk rakyat yg kurang mampu. memang keadaan makin sulit. yg kaya makin kaya dan yg miskin makin miskin. yg kaya tdk mau sharing dg yg miskin dan yg miskin jg malu dekat2 dg yg kaya. kenapa??????
    sebenarnya org kaya rata2 pinter2 shingga pinter ngirit dan pinter cari duit, sedang org2 miskin rata2 kurang pinter shingga nggak pinter ngirit juga nggak pinter cari duit. makanya makin miskin.
    kalo untuk tabung elpigi 3 kg sering meledak karena REGULATOR tidak terpasang dg kencang shingga menimbulkan gas yg ngowos, koklok, uglik2, nggoling, dll. gampang ae pasang aja PENGAMAN REGULATOR yg murah. mosok dapet gratis tabung dan kompor beli pengaman 25 ribu aja gak mau. ok. pasti nggak ada lagi elpigi yg meledak.

  • reuddilinnesk said:

    The purchaser pays a set charge on the despise of services from the cobweb crowd, which they can then resell covered by their own brand.
    cheapest price for cialis
    If you are looking on account of more, it is also customized as a remedy for particular directorate of contacts and diary to a compatible PC by means of means of compatible connection.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.