Home » Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

Siapa Wkil-ku?

19 February 2009 24 Comments

Sehubungan dengan semakin dekatnya pesta demokrasi Indonesia pada saat pemilu tanggal 9 bulan April 2009 nanti, beberapa waktu terakhir ini saya mulai mencari tau tentang caleg, siapa sebenarnya caleg yang gambarnya banyak terpampang mulai dari pinggir-pinggir jalan sampai ke halaman-halaman media konpensional, bahkan media elektronik tercanggih dijagad yaitu internet, kini juga banyak dihiasi wajah para calon dengan beragam program-programnya, beribu janji-janji manisnya. Dalam setiap pencarian saya tersebut saya belum pernah menemukan tokoh caleg yang menyataka atupun dinyatakan telah dicalonkan langsung oleh rakyatnya, lantas salah kah apabila sekarang saya bertanya kepada Anda yang membaca tulisan ini lantas siapa yang mencalonkan orang-orang itu menjadi caleg?. Setelah semua belum terjawab dengan sangat memuaskan, saya pun kembali bertanyalantas mereka itu wakil rakyat atau wakil partai? seperti yang Anda ketahui pasti jawaban dari pertanyaan tersebut kembali lagi kapada siapa yang emnjawab bukan?, pernah suatu hari beberapa hari yang lalu saya bertanya kepada salah seorang yang caleg yang kebetulan saya temuai di sebuah restoran ternama di banjarbaru anda caleg yang dicalonkan rakyat atau partai? sejenak beliau terdiam kemudian menjawab saya caleg dari partai ***** yang dicalonkan untuk membela kepentingan rakyat, setidaknya jawaban itu keluar dari mulut caleg yang baru saya temui itu, tidak saya kurangi dan tidak juga saya lebihkan, dapat saya simpulkan bahwa beliau tidak mampu menjawab pertanyaan saya tersebut dengan jujur, mau bilang dicalonkan partai saja harus mengatas namakan rakyat yang notabene tidak tahu menahu atas pencalonan beliau.

Yah…., saya harap masih ada caleg yang berani menjawab pertanyaan saya tersebut dengan berani, berwibawa, suara lantang dan penuh kejujuran. Saya adalah merupakan bagian dari rakyat, hidup dalam masyarakan yang benar-benar rindu akan sosok Wakil Rakyat yang tegas, jujur, berwibawa, bijaksana serta berjiwa besar untuk mengemban tanggung jawabnya sebagai Wakil Rakyat, tanpa harus terpengaruh dan/atau dipengaruhi oleh golongan manapun juga.

Masih adakah sosok seperti yang saya dambakan itu hidup di alam demokrasi Indonesia masa kini…?

24 Comments »

  • reza said:

    sulit bos bagai mencari jarum ditumpukan jerami (umalah perumpamaannya hahay)….

  • Yulian said:

    Ente gak ada wakilnya, begitu juga jabatan ente di aruh belogger gak ada wakilnya… lho…lho….lho…

  • aidicard said:

    para wakil rakyat itu enak bgt ya, gaji gede bs hidup mewah. tapi rakyat yang diwakili, byk yg kesusahan.. ironik tingkat tinggi..

  • Sarah Luna said:

    *Lirik kiri kanan.. pandangi poto para caleg..*.
    Umm.. gak yakin.. hhuhu..

  • nia said:

    kalau caleg itu kenal baik, barangkali bisa jadi wakilnya tu,

    kecuali ( lirik koment sarah : GA YAKIN )

    ga ada yang bisa jadi wakil dunk …

  • aap said:

    Mungkin sosok seperti itu memang dinantikan semua pihak..!
    Coba bang Carbon ikut..dijamin saya akan pilih anda..!

  • soul said:

    Semakin banyak bicara, bukan kepintarannyay yang terlihat melainkan kebodohannya

  • Carbone (author) said:

    #for reza:

    “Tapi bukan tidak mungkin kan za?”

    #for Yulian:

    “hahahaha….., saya kan cuma statusnya aja yang ketua, kapasitas tetap anggota ommm”

    #for aidicard:

    “Enaknya kan cuman di dunia aja, ga tau disana entar ya…., hehehe…”

    #for Sarah Luna:

    “*lirik-lirik juga…..*
    Ummm…. berarti sarah ga nyoblos dong taun ini? Wew….”

    #for nia:

    “Kenal baik tidak menjamin seseorang yang dikenal itu bepribadi baik juga kan…?
    berarti ikutan golput kya sarah dong? Hehehehe…..”

    #for aap:

    “Bukan saja dinantikan tetapi sangat diharapkan kehadirannya”

    #for soul:

    “Menurut pepatah sih begitu, kira-kira pepatah itu masih berlaku ga ya dijaman milenium ini?”

  • benkyo said:

    ga boleh percaya ma caleg siapapun itu??? ntar musrik… hehe

  • udin gambut said:

    sosok tersebut mungkin sudah lahir dalam jiwa anda. saya tunggu jawaban anda di tahun 2014

  • Carbone (author) said:

    #
    for benkyo:

    He eh, yang boleh tuh percaya ma tuhan

    #
    for udin gambut:

    Wah berat nih mas udin, amanahnya kegedean om, belum sanggup

  • Hariesaja said:

    Pilh saya saja boi

    Kamu dari partai “GROSIR” ya boi?

  • linda said:

    lam knl.

    Lam kenal juga ibu caleg

  • baburinix! said:

    pilh yang sesuai dengan hati nurani anda…tapi jika salah pilih maka kita bisa kecipratan dosanya, bujurlah bone?

    Bujur tu frie ay, tapi yang menanggyng dosanya imamnya jua.

  • Said said:

    hehehe bang,!

    Hehehe id

  • agung said:

    salam kenal mas carbone

    Salam kenal juga agung
    *mau jadi caleg ga?*

  • ilham said:

    diplomasi = cara paling sopan untuk mengatakan hal paling jelek

    Perlu ditambahkan;
    Politik= mengakali sesuatu yang dianggap perlu guna keupayaan memaksa kehendak seseorang kepada yang lain.
    Demokrasi= kebabasan ber-diplomasi dan ber-politik
    *selamat datang di dunia nyata*

  • Carbone (author) said:

    Dukung terus Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

  • n!n!ng said:

    kalau yang publish wajah dimana-mana, investnya kan besar ya ?
    Gimana kalau nyontreng di gambar yang ga masang spanduk sama sekali ?

    atau Golput,…??
    ;-)

  • Massto said:

    Jadi jaleg adalah jalan cepat untuk jadi orang kaya.
    Memang modalnya lumayan jg tapi dijamin 5 tahun sdh bulik modal bahkan dapt untung, syaratnya jangan sampai ketangkap sama KPK.

    Ada juga partai yg menmbuka lowongan penerimaan Caleg spt halnya mencari tenaka kerja di DEPNAKERTRAN. siapa berminat langsung daftar dan tak perlu banyak kesulitan langsung diterima. mudah kan. Buktinya ada tukang es nyiur jadi caleg, tukang jualan plastik kresek di pasar juga jadi caleg.

    Mereka mewakili siapa? Ya partai lah. kalo sdh gitu jangan harap ada wakil rakyat yg memmbela rakyat, yg ada ya membela kepentingan partainya yg telah mengusungnya

  • aulia said:

    coba seandainya para wakil rakyat di gaji sama dengan PNS golongan III..pasti byk yang gak mau..

  • hery said:

    tidak tau!saya aja bingung mau milih siapa..

  • Zoe Satch said:

    … Pokok-nya jangan pilih nda Bon’ae…huehehehe…
    *kada nyambung, Jambu Bapira!!!*

  • Casino 1241630728 said:

    Casino 1241630728…

    Casino 1241630728…

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.