Sisi lain Blogger Camp
Bagian yang paling menarik pada saat BBM+ Blogger Camp adalah pada saat sesi mancing ikan, alam begitu eksotis membuat para peserta blogger camp betah bersantai-santai sembari memancing, air danau Riam Kanan yang tenang dan bening seakan membius, siapapun yang berada disana akan merasa diajak menuju sebuah ketenangan yang sangat dalam, sama halnya dalamnya danau tersebut terbentuk karena dibuatnya dam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PT. PLN (Persero). Di pulau yang terletak di tengah danau dan dikelilingi perbukitan, terdapat banyak sekali ikan yang terdiri dari beberapa jenis spesies, karena begitu banyaknya ikan di danau ini maka hampir dapat dipastikan, bagi siapa pun yang memancing di tempat ini akan mendapatkan ikan, sebagin besar jenis ikan yang diperoleh dengan cara memancing adalah Ikan Puyau, Ikan Nila, Ikan Gurami dan Ikan Bakut, tak lepas dari kesabaran sang pemancing sendiri umpan yang digunakan juga harus tepat, umpan yang dipasang akan lebih cepat dimakan ikan apabila umpan tersebut berupa cacing tanah atau udang kecil. Memang Ikan yang didapat tidak terlalu besar sih, tapi yah cukup lah buat lauk tambahan yang tidak termasuk dalam daftar logistik peserta Blogger Camp.
Lokasi perkemahan kali ini jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Banjarbaru, dengan perjalanan darat kira-kira dua puluh lima kilometer, setara dengan waktu tempuh sekitar empat puluh menit perjalanan menggunakan sepeda motor, ditambah sekitar tiga puluh lima menit menggunakan perahu motor (kelotok), ini benar-benar tempat yang jauh dari kebisingan kota dan polusi, udara yang segar dan air yang bening membuat para peserta Blogger Camp merasa berada di belahan dunia lain yang jauh dari peradaban. Namun sangat disayangkan, alam yang sedemikian eksotis dan punya potensi untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata ini dibiarkan terbengkalai begitu saja, selain pemerintah yang kurang peduli akan potensi alam ini, kejahilan tangan pengunjung pun ikut menyumbang dampak, yang paling buruk adalah sampah yang berhamburan dimana-mana, belum lagi kulit pohon yang diukir nama pasangan yang sedang kasmaran, huh…. menyebalkan. Seandainya pohon-pohon di sana bisa bicara, mungkin mereka akan bilang “Ya Allah ampunilah mereka yang telah menguliti dan menorehkan nama di tubuhku,” nah kalau sudah begitu, siapa lagi yang harusnya bertanggung jawab menjaga alam ini.
Seandainya pemerintah mau memikirkan, tentu saja Danau Riam Kanan ini dapat dimanfaatkan sebagai tujuan wisata air yang sangat potensial, tersedianya lahan berupa daerah perbukitan hijau yang dipenuhi berbagai jenis pohon sangat cocok apabila daerah tersebut didirikan penginapan, tidak menutup kemungkinan nantinya malah bukan hanya wisatawan lokal saja yang berbondong-bondong datang ke tempat wisata itu, wisatawan domestik dan luar negeri pun mungkin akan tertarik untuk berkunjung. Mungkin kita hanya bisa menunggu saja, menuggu sampai Pemerintah berpikir kreatif, Atau menunggu sampai mereka tidak bisa lagi berpikir lantas kita gantikan dengan pikiran kita?
“Mau dijadikan tempat wisata yang seperti apa ya kira-kira?”
Ah…, saat ini aku juga tidak mau berpikir tentang itu dulu, mungkin sampai itu benar-benar terjadi.









Bener bon, seperti jaman batu. Nga ada sinyal juga. Benar-benar terasing dalam sepi.
halooooo bocah petualang…
baca doang karena ga bisa ikutzzzz .. padahal kangen mo berkeliling pulau eh berdiam diri bawah pohon²nya !!
Itu gambar dari helikopter tambang ya bone?
semoga setelah di sana, carbon jadi yakin dengan perasaannya
@Safwan:
Makanya jangan pakai operator yang iklannya pakai monyet.
@Ichal:
Bukan bocah petualang zal, tapi anak seribu pulau.
@Nia:
Kapan² Nia harus ikut, daripada jadi penyesalan seumur jagung, hyooo…
@Manusiasuper:
Itu photo dari satelit om. tapi satelitnya masih kecil, makanya resulusinya juga kecil.
@Awym:
Loh perasan kamu deh yang tidak berperasaan Wym.
gambar beneran itu ?
http://asephd.co.cc
mas carboneiz !! koment diblog nia ga bisa diedit .. he he he
damai az deh yaaa, ga mau main timpuk²an lagi
SALAM KENAL
OKEEEEEEEEEE……………..
ngelink balik dong……………..
Leave your response!
sedikit tentang...
Carbone sendiri adalah sebuah nama yang diberikan oleh seorang sahabat yang telah tiada mendahului kita, Sebagai sebuah bentuk apresiasi kepada almarhumah dan bentuk penghargaan yang tidak ternilai, selamat jalan sahabat, selamat selamat menempuh hidup yang baru di alam yang berbeda.
Recent Posts
Banjarbaru Links
Blog 'n Roll
Recent Comments
Categories