Home » Sekedar saja

Dan Kebencian Itu Datang

13 October 2008 14 Comments

Jangan dikira dengan senyumen seseorang tidak dapat menyeberkan luciferkebencian, sebaliknya dengan senyuman niat seseorang justru sangat sulit di tebak, praduga tak bersalah kadang timbul menggantikan prasangka tak terduga. Sang penyebar kebencian yang selalu menyebarkan kebencian sebenarnya tidak pernah jauh-jauh dari Dewi dan Peri, dengan senjata ampuhya itu seseorang bisa saja tertipu dengan kehadirannya, ia lah sang penghancur, selalu datang disaat yang tak diinginkan, selalu berusaha mengganggu tugas yang sedang diemban oleh Dewi. Jangan-jangan ia juga di tugasi oleh tuannya (client) khusus untuk menggagalkan misi sang Dewi?, mungkin saja sosok bernama Dewa Kebencian ini memang tidak punya kerjaan khusus, bisa jadi ia juga di tugaskan oleh tuannya untuk tujuan menghancurkan orang lain,.

Dalam setiap misinya ia selalu menebar senyum sambil membawa sebuah tombak bercabang tiga yang berpungsi untuk menghancurkan hati sasarannya, karena menurutnya hati sang target adalah tempat yang paling tanggap merespon stimulus yang diakibatkan oleh panah amor. Justru karena itulah Dewa Kebencian selalu saja hadir untuk mencegah berhasilnya misi sang Dewi, sangat sulit apabila panah Amor sudah menancap kuat dihati target, segala usaha penghancuran yang dilakukan oleh sang Dewa pasti akan berbuntut kegagalan. Pun demikian apabila sang Dewa sudah berhasil menghancurkan hati yang target, denagn sangat mudah ia mengubahnya menjadi sosok yang tidak punya perasaan, tentunya sangat sulit bagi Dewi untuk menunaikan tugasnya.

Fase-fase yang pernah dialami sang target didalam hidup, merupakan hal yang sangat mempengaruhi dalan tercapainya tujuan kedua tokoh utama dalam cerita Dewi dan Dewa ini, berhenti berfikir sekaligus belajar merasakan yang telah, sedang dan akan terjadi mungkin merupakan jalan terbaik bagi sang target untuk menemukan siapa, mengapa, dan apa yang terjadi pada dirinya, sebelum kebencian itu datang dan memnggerogoti batin.

14 Comments »

  • Fortynine said:

    Kayanya lagi musim kawin nih….
    ☻musim mangga om☻

  • sandi said:

    saya tertarik dengan gambarnya…?
    mirip-mirip catwoman. Bagaimana seandainya
    gambarnya menghadap ke depan ya?
    (Bayangkan sendiri)

    ☻membayangkan, mengkhayal, itu hak anda. jadi bayangkan sendiri aja ya om☻

  • nia said:

    mas carbonize .. hemmm, kebencian???????? gimana tuh??
    mending jangan terlalu lama deh peliara dewi kebencian, xixixixixi asik peliara cinta az deh
    ☻harus itu…, hidup cinta…!!☻

  • awym chakep said:

    kayak devil yah,,, hiiiiiiii
    atut

    ☻awas ati² devilnya sadis wym☻

  • nia said:

    mas carbon .. cerita lanjutannya mana??? nia baru perhatiin itu lukisan kepalanya ada tanduknya yaaaa .. xixixixixiixixix

    ▼lanjutannya masih mau di jalani dulu, ya tanduk ya ekor, tadinya mau dikasi jenggot tapi takut dikira kambing▼

  • anna said:

    cinta dan benci -kata orang- emang dekat banget. So, kalo cinta sudah mulai berkurang, jangan sampe mengarah ke benci. karena kalo sudah benci, susah untuk kembali ke cinta. **halah, ngomong apa sih anna ya…*** :D

    ▼Btooolll…, maksudnya perlu variasi, impropisasi dan inovasi tiada henti sampe mati kan?▼

  • isuur loeweng said:

    waduh ko kaya gitu ya semakin seram aja

    ▼atut ya…..?▼

  • agushw said:

    memang sih beda-beda tipis antara cinta dan kebencian, mungkin setipis kulit bawang…..akan tetapi semakin membenci pasti semakin ingat…
    eh bon dewa kebenciannya kok gak serem…keliatannya senyum..
    brarti masih kabur kan arti benci itu…

    ▼pengalaman pribadi ya wo?… senyumnya adalah senjata paling ampuh untuk mengajarkan kebencian▼

  • easy said:

    aku lagi jatuh cinta nih..

    *lost focus*
    maaf :D

    ▼udah dipungutin lom cintanya, klo kelamaan ter dilalerin lho▼

  • Kaka said:

    Cinta.. pasti pada mau.. karena hidup tanpa cinta bagai malam tanpa bintang heee
    http://www.asephd.co.cc

    ♪♪►baagai tridur tanpa bantaljuga

  • f474r said:

    Katanya Benci itu bener2x cinta

    ♪♪►bleh juga……, tau “bener² cihuy”

  • Hera said:

    Hee.. Susah kalo dah ngomongin cinta ya oM.. Awal-awalna doang oM yang enak…kalo dah putusna yang ga ngenakin,..
    (salam kenal)

    ♪♪►emang, tapi hidup tanpa ada 22nya jadi…….?

  • soulh said:

    suit suit carbone lah suit suit…matamu

    ♪♪►mataku kenapa chan?

  • cumie said:

    jangan biarkan janda itu tersenyum kepadamu boooooooone
    wakakakaka..

    ♪♪janda…., keenapa janda mi……?♪♪

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.