Comet Bukan Commet Hely
Sejak 1972 kincir angin pemompa air bernama “Comet” ini berdiri, akhirnya “Dirobohkan” juga pada akhir April 2008. “Dirobohkan….?”……….. ya, menurut beberapa orang saksi yang sampai dengan sekarang kincir angin yang sengaja dibiarkan berdiri sampai dengan 2008 kemarin itu sengaja dirobohkan pula, dengan alasan keselamatan rumah yang berada didekatnya. Rumah yang terletak persis disamping menara kincir angin tersebut rumah siapa ya, didirikan justru berumur lebih muda dari menara “comet” tersebut. Lantas bagaimana dengan keselamatan maskot banjarbaru tersebut? Lenyap sudah maskot kami, kini sudah jadi onggokan besi tua yang tidak berharga lagi kalau saja bisa dijual paling-paling seharga sebuah sepeda motor bekas, atau bahkan kurang dari itu.
Ohh……Comet….., Ksian deh kamu….., Lantas kemana orang-orang yang mengaku peduli terhadap Banjarbaru? Kemana harus aku cari Cometku?? Yang lebih kejam lagi adalah alasan menebang menara Comet demi alasan keselamatan satu rumah saja, itu lho rumah yang ada dipojokan jembatan Jalan Wijayakusuma yang bersimpangan langsung dengan jembatan Jalan Panglima Batur Timur itu loh. Bagoooooosss…….!
Kira-kira ada ide yang lebih bagus ga ya selain dibuang?
Yang lebih mahal tentunya banyak (kaya iklan aja….), tapi yang lebih bagus ya biarin tetap ditempatnya semula aja, atau direlokasi atau gimana lah.









Pasang di sepeda om…
iklasin aja bon…hubungane opo yo
bukan rumah sembarang rumah loh..
Ya udah dikhlasin aja…ntar bikin yang lain.
Ntah gimana caranya…ngutang dulu (kalo gak malu) atau modal gotong royong…
Energi angin masih perlu dikembangkan lg…
Leave your response!
sedikit tentang...
Carbone sendiri adalah sebuah nama yang diberikan oleh seorang sahabat yang telah tiada mendahului kita, Sebagai sebuah bentuk apresiasi kepada almarhumah dan bentuk penghargaan yang tidak ternilai, selamat jalan sahabat, selamat selamat menempuh hidup yang baru di alam yang berbeda.
Recent Posts
Banjarbaru Links
Blog 'n Roll
Recent Comments
Categories